Jasa Pemetaan Fotogrametri

Jasa Pemetaan Fotogrametri – Pengumpulan data untuk pemetaan dapat melalui beberapa cara, diantaranya land surveying (pengukuran terestris), fotogrametri, pengindraan jauh, dan GPS. Fotogrametri termasuk teknologi ekstraterestris, yaitu alat pengukuran keluar dari permukaan bumi.

Pada pemetaan fotogrametri daerah yang akan dipetakan difoto dari udara, kamera dipasang pada perut pesawat terbang yang terbang dengan ketinggian tertentu menyesuaikan skala foto yang diharapkan, makin tinggi terbangnya skala foto yang dihasilkan semakin kecil. Hasilnya adalah rekaman fotografis daerah yang petakan.

Fotogrametri adalah seni dan ilmu pengetahuan untuk menentukan bentuk dan ukuran suatu objek dari media fotografi. Proses pengukuran objek tanpa menyetuh objek tersebut (non kontak) dan menghasilkan informasi spasial serta deskriptif dari data multi sensor. Tujuan dari fotogrametri adalah menghasilkan data foto udara yang memenuhi kriteria untuk memproduksi peta skala tertentu atau sesuai spesifikasi teknik.         

Ada beberapa parameter pokok dalam fotogrametri diantaranya

  1. Format kamera udara
  2. Skala foto udara vertikal
  3. Konfigurasi overlap dan sidelap antar foto
  4. Bentuk dan karakteristik daerah

Untuk memperoleh hasil foto udara yang baik perlu dilakukan perencanaan jalur terbang.

jalur terbang juga akan menjadi panduan dalam proses pemotretan udara untuk pemotretan secara global. Apakah fungsi pemotretan secara global? check dulu artikel detailnya di “Penentuan posisi secara Global”

.SelanjutnyaLangkah perencanaan jalur terbang yang pertama yaitu dengan menghitung jarak jalur terbang untuk memperoleh kriteria pertampalan sidelap 30%±10%.

U = S(t-q) = ± …… m

Keterangan

U         = Jarak antar jalur

S          = Panjang area cakupan foto = lemabr foto (mm) x skala foto = …. m

Q         = prosentase pertampalan sidelap = 30% ± 10%

Kedua, menghitung posisi rencana titik eksposure dengan kriteria pertampalan kedepan 60% ± 10%.

B = S(t-p) = ± … m

Ketarangan

B         = Jarak antar titik eksposure

S          = Panjang area cakupan foto = panjang foto (mm) x skala foto = ….. m

P          = prosentase pertampalan overlap = 60% ± 10%.

Kenapa Jasa Pemetaan Fotogrametri Penting?.

Tahapan pemotretan udara yaitu,

  1. Permohonan ijin terbang dan security clerence dari pihak TNI-AU
  2. Setting pesawat dan kamera
  3. Memasukan koordinat rencana titik eksposure beserta jalur terbang kedalam receiver GPS untuk keperluan navigasi penerbangan.
  4. Proses penerbangan/foto udara
  5. Download hasil data foto
  6. Pengolahan.

Film memiliki emulsi atau lapisan yang memiliki kepekaan tinggi terhadap cahaya, emulsi film harus memiliki dimensi yang stabil. Selain digunakan untuk media elektronik (rangkaian CCD), umumnya film digunakan menyimpan pemotrertan secara fotografi. Bahan dasar film adalah material yang memiliki penyusutan dan deformasi minimal, bahkan idealnya 100% stabil.

Jenis – jenis film yang digunakan dalam kegiatan foto udara adalah sebagai berikut :

  1. Film pankromatik

Film ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam foto udara, mempunyai kepekaan pada range gelombang biru sampai merah, umumnya dilengkapi dengan filter untuk mengurangi pengaruh asap dan kabut. Film ini cocok digunakan untuk sudit eksposure yang lebar. Film pankromatik lebih mudah diproses dari pada film berwarna.   

  • Inframerah hitam putih

Memiliki kepekaan untuk merekam bagian spketrum inframerah, film ini hanya mampu melewati gelombang merah saja dan dapat meningkatkan kontras. Film inframerah dapat menembus kabut dengan lebih baik dari pada film pankromatik.

  • Berwarna

Mampu memberikan warna alami dari objek yang dipotret, hanya digunakan pada kondisi yang baik untuk memperoleh hasil foto yang baik.

  • Inframerah berwarna

Film inframerah disebut juga false color film, karena tidak menghasilkan warna yang sesuai dengan warna aslinya.

Filter merupakan alat yang dipasang di depan lensa kamera dan berfungsi untuk menyaring jalannya spektrum gelombang tertentu yang masuk ke kamera. Pemakaian filter harus memperhatikan : kondisi atmosfer, jenis film, panjang fokus dan tinggi terbang. Secara umum ada dua jenis filter :

  1. Filter untuk koreksi warna

Filter ini menahan sinar dengan warna tertentu dan meneruskan bagian sinar lainnya ke film.

  • Filter untuk mengatur arah sinar

Filter ini digunakan untuk mensejajarkan sejumlah sinar yang tidak beraturan dengan cara merefleksikan sejumlah sinar ke bagian tepi lensa untuk mendapatkan eksposure yang hampir sejajar dengan pusat lensa.

Bagian – bagian foto udara diantaranya, informasi tepi yang menujukan jam pemotretan, tinggi terbang, posisi sumbu kamera yang dinyatakan dengan nivo kotak muncul, nomor eksposure, posisi titik koordinat gps, empat tanda  fiducial mark yang digunakan untuk menentukan pusat foto.

Bagi yang berminat dengan PT. Global eksplorasi Indonesia untuk tujuan pemetaan dan pengukuran tanah dapat menguhungi kami di :

Alamat : Villa Kalikepiting 125 B, RW.3, Pacar Kembang, Kec. Tambaksari, Kota SBY, Jawa Timur 60132  (Co Working Space with @CampusPedia)
WA : 62823-3330-5403 (Risky)         
WA : 6289-6856-17675 (Ilham)
Instagram : @globaleksplorasi.id
website : Globaleksplorasi.com

Jasa Pemetaan Fotogrametri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *